top of page

Berapa Gaji Bersih Kerja di Jepang? Simulasi Potongan Pajak dan Tempat Tinggal

16 Sep
2 menit membaca


Kerja di Jepang sering kali jadi impian banyak orang. Bayangan gaji belasan sampai puluhan juta rupiah, hidup di negara yang bersih, dan transportasi yang super serba tepat waktu memang menggoda banget.


Tapi, tunggu dulu! Angka gaji yang tertera di kontrak kerja (gaji kotor atau bruto) itu bukan jumlah uang yang bakal masuk utuh ke rekeningmu. Sama seperti di Indonesia, ada potongan pajak, asuransi, dan tentu saja biaya tempat tinggal.


Biar enggak kaget saat terima gajian pertama, yuk bedah simulasi gaji bersih kerja di Jepang !!


Gambaran Rata-Rata Gaji Kotor

Untuk pekerja pemula (entry-level), program magang/Tokutei Ginou, atau fresh graduate di Jepang, rata-rata gaji kotor berkisar antara ¥200.000 – ¥250.000 per bulan (sekitar Rp21 juta – Rp26 juta, tergantung kurs).


Angka ini kelihatan besar, tapi mari kita lihat potongan resminya.

1. Potongan Wajib (Pajak & Asuransi)

Setiap bulannya, gaji kotor milikmu akan dipotong secara otomatis (shakai hoken dan zei) sebesar 15% hingga 20%.

Berikut komponen utamanya:

  • Pajak Penghasilan (Shotokuzei): Dipotong langsung dari gaji bulanan berdasarkan besaran penghasilan.

  • Pajak Penduduk (Jiminzei): Pajak untuk pemerintah daerah setempat. Kabar penting: Di tahun pertama kerja,pajak ini biasanya belum ditarik (0 yen). Tapi siap-siap kaget di tahun kedua, karena pajak tahun pertama mulai ditagih!

  • Asuransi Kesehatan (Kenkou Hoken): Menanggung 70% biaya berobat selama di Jepang.

  • Dana Pensiun (Kousei Nenkin): Iuran pensiun wajib. Tenang, kalau nanti selesai kontrak dan pulang ke Indonesia,uang ini bisa diklaim kembali (Lump-sum Withdrawal Payment).

  • Asuransi Ketenagakerjaan (Koyou Hoken): Perlindungan jika terjadi PHK atau kecelakaan kerja.


2. Biaya Tempat Tinggal & Utilitas

Tempat tinggal adalah pengeluaran terbesar setiap bulan.

  • Sewa Apartemen (Yachin): Rata-rata sewa kamar/apartemen standar berkisar ¥40.000 – ¥70.000 (Rp4,2 juta – Rp7,3 juta). Sewa di Tokyo pasti jauh lebih mahal dibanding daerah pedesaan (ina'aka).

  • Subsidi Perusahaan: Banyak perusahaan penyalur tenaga kerja/LPK menyediakan asrama (dormitory) yang disubsidi, sehingga biaya sewa bisa jauh lebih murah (sekitar ¥20.000 – ¥35.000).

  • Listrik, Air, Gas, & Internet: Membutuhkan sekitar ¥10.000 – ¥15.000 per bulan.


Simulasi Hitung-Hitangan Gaji Bersih

Mari kita ambil contoh skenario gaji kotor standar pemula sebesar ¥200.000 per bulan yang tinggal di apartemen subsidi/asrama :



Ringkasan Hasil Simulasi

Dari gaji kotor ¥200.000 :

  1. Total Potongan Pajak & Asuransi: ~¥33.700 (Gaji sisa ~¥166.300)

  2. Biaya Tempat Tinggal & Tagihan: ~¥42.000

  3. Makan & Kebutuhan Harian: ~¥43.000


Uang bersih yang bisa kamu simpan atau kirim ke Indonesia (tabungan) adalah sekitar ¥81.300 per bulan (sekitar Rp8,5 juta – Rp9 juta). Angka ini bisa lebih tinggi jika kamu mengambil lembur (zangyou) atau menghemat biaya makan dengan rajin masak sendiri !!

Komentar


LOGO.png

Ruko Tanah Baru Residence
JL Tumenggung Wiradireja No.81
Desa/Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor utara, Kota Bogor, Kode Pos 16154

Tel  :  +62251 2000 218
Whatsapp  :  +62813 1441 7411
Email  :  info@tensei-akademi.com

@2026 PT TENSEI AKADEMI INDONESIA All right reserved

Privacy Policy

HPをご訪問いただき、ありがとうございます。

bottom of page